Sincerely Yours (Tia Widiana, 2015)


Identitas Buku

Judul buku: Sincerely Yours
Penulis: Tia Widiana
Genre: Fiksi, dewasa, romance
Ukuran: 13.5 x 20 cm
Tebal: 248 halaman
Terbit: September 2015
Cover: Softcover
ISBN: 978-602-03-2050-2

Sinopsis Official

Sebagai penulis novel thriller, orang kerap menyangka isi kepala Inge hanya seputar urusan pembunuhan. Terlebih lagi sikapnya yang pendiam dan lebih banyak mengurung diri di kamar.

Namun di mata Alan, Inge semanis penulis romance. Inge teman yang menyenangkan dalam segala hal. Alan dengan mudah dapat membayangkan Inge menjadi perempuan yang ingin ia nikahi, bukan Ruby… perempuan yang selama ini berstatus kekasih Alan.

Alan mewakili segala yang Inge inginkan dalam hidup. Kecuali satu hal… Inge tidak ingin mengulangi hal yang membuat hatinya terluka bertahun-tahun. Inge tidak mau Alan meninggalkan Ruby demi bersama dirinya.

Sebagai penulis, Inge selalu tahu bagaimana cerita yang ditulisnya akan berakhir. Tapi untuk kali ini, Inge tidak tahu bagaimana akhir kisahnya dengan Alan.

Resensi

Tentu saya tidak menduga bahwa buku terakhir di 2015 Goodreads Reading Challenge versi pribadi saya akan ditutup dengan novel romance. Terlebih karena buku ini adalah hadiah dari Gramedia Pustaka Utama sebagai ganjaran keisengan saya mengikuti survey mereka via Twitter, Agustus 2015 lalu. Rupanya saya baru sadar bahwa novel ini masih cukup anyar, terbitan 2015 juga.

Terus terang, sebagai pembaca yang lebih berminat ke hal-hal nonfiksi, saya belum membaca Mahogany Hills, karya Tia Widiana yang sebelumnya. Jadi tentu saya tidak memiliki ekspektasi lebih untuk buku ini, di luar “ah, paling ini hanyalah satu dari sekian novel romance biasa”. Saya juga tidak berusaha mengintip spoiler soal karya-karya penulis yang satu ini, karena tidak ingin mengalami bias dalam review. Tapi baiklah… Seperti biasa, satu novel habis hanya dalam sehari semalam, dan alhasil inilah yang saya dapat dari buku setebal 240 halaman ini.

Eksplorasi karakter bisa dibilang cukup baik dari sisi tokoh utama. Soal sikapnya yang eksentrik, caranya menyendiri, sampai hal-hal kecil, semua dibahas sampai teliti. Bisa dilihat pula bahwa penulis cuma butuh satu bab untuk menguraikan dengan jelas hubungan si tokoh utama (Inge) dengan orang tuanya. Sangat efisien dan tidak pakai bertele-tele. Namun hal ini tidak berlaku kebalikan ke deuteragonist-nya (Alan). Hal yang cukup mengganggu adalah ketika sebetulnya eksplorasi mau dimulai, eh, tapi tidak jadi. Dan setelah saya tunggu-tunggu, malah tidak disinggung-singgung lagi. Malah jadi nanggung kesannya.

Soal plot, buku ini bisa dibilang rapi. Plot memang loncat-loncat, tapi semua plot hole yang tersaji di awal cerita, pasti dibeberkan kemudian. Sehingga ketika dirunut tidak ada komponen yang hilang dan semua terjalin secara urut tanpa hole. Bahkan dialog yang terlewat, semua dibahas ulang. Walaupun dobel, tapi justru itu yang memperjelas: Bahwa tidak ada plot hole. Kalau buku ini diibaratkan sebuah ujian, pembaca penasaran pasti merasa lega karena kunci jawaban selalu diberikan di akhir ujian tersebut, hehehe…

Namun, soal tema… Rasanya tidak ada yang terlalu spesial dari buku ini. Tapi tetap buku ini memiliki satu konsep utama selain urusan cinta, yaitu urusan memaafkan. Coba simak beberapa quote tentang dendam, benci, dan memaafkan. Rasanya buku ini lebih cocok dijadikan sumber inspirasi apabila pembaca sedang galau soal memaafkan orang lain. Sayangnya, bagi saya, di luar itu buku ini memuat cerita yang biasa saja. Setting cerita bisa dibilang sangat kental erat bertalian dengan FTV atau sejenisnya.

Last but not least, saya sempat berpikir lama soal judul Sincerely Yours. Tampaknya, pemilihan judul ini pun berkaitan dengan perihal memaafkan tadi. Walaupun frasa ini hanya lazim terdengar atau terbaca di bagian akhir surat, tetap saja soal arti harafiahnya sering terlupakan, yaitu seputar pengondisian “tanpa syarat”.

P.S.: Saya lebih penasaran bagaimana jalan cerita Klandestin. Bagaimana kalau kalian?

My Ratings

  • Story 5/10
  • Excitement 6/10
  • Readers grasp 7/10
  • Tagline association 7/10
  • Moral value 7/10
  • Personal Goodreads rating 2/5
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s