The Art of Thinking Clearly (Rolf Dobelli, 2014)


Identitas Buku

theartofthinkingclearly

Tanggal terbit (original): 2013
Tanggal terbit (English version): May 6, 2014
Cover: Paperback
Genre: Finance, Self-help, Management
Tebal: 384 pages
Bahasa pengantar: English
Ukuran: 5.3 x 0.9 x 8 inches
Penerbit: Harper Paperbacks/Sceptre (GB)
ISBN-13 (Singapore): 9781444794878

Official Synopsis

THE SECRETS OF PERFECT DECISION-MAKING

Have you ever…

  • Invested time in something that, with hindsight, just wasn’t worth it?
  • Overpaid in an Ebay auction?
  • Continued doing something you knew was bad for you?
  • Sold stocks too late, or too early?
  • Taken credit for success, but blamed failure on external circumstances?

These are examples of cognitive biases, simple errors we all make in our day-to-day thinking. But by knowing what they are and how to spot them, we can avoid them and make better choices – whether dealing with a personal problem or a business negotiation; trying to save money or make money; working out what we do or don’t want in life, and how best to get it.

A phenomenal international bestseller, THE ART OF THINKING CLEARLY is essential reading for anyone with important decisions to make. Simple, clear and always surprising, this indispensable book will change the way you think and transform your decision-making – at work, at home, every day.

Resensi

Saya tergolong sulit tertarik dengan suatu buku jika saya hanya diberi waktu 2 menit untuk membolak-baliknya dan membacanya sekilas. Tapi buku ini sungguh hebat, dan saya mengaku kalah. Kesan pertama setelah membaca sepintas buku ini selama 2 menit: Ketimbang ikut-ikutan orang menyebut buku ini sebagai buku pengubah pola pikir atau buku manajemen yang mumpuni, saya memilih menyebut The Art of Thinking Clearly sebagai tamparan satir demi kemajuan cara berpikir. Dan, alih-alih menganggap buku ini sebagai sumber pencerahan demi meraih sukses, saya memilih menganggap buku ini sebagai alat untuk mengembalikan kewarasan manusia ke jalan yang benar.

Mengapa begitu?

Jujur saja. Manusia jelas punya amat banyak keterbatasan. Belum lagi kalau manusia disuruh menghapal seratus tips dan trik yang ada di buku ini, kemudian mengimplementasikannya dalam pengambilan keputusan dengan sempurna di kehidupan sehari-hari. Tidak mungkin efek itu bisa terjadi sekejap mata! Tapi, buku ini lebih bisa dianggap sebagai mitra untuk membedah apa saja penyebab manusia terperangkap dalam “kondisi yang itu-itu saja”, mengapa manusia kerap mengambil keputusan yang salah, dan sejenisnya. Nah, dengan menyadari kesalahan yang telah kita perbuat, atau mungkin nanti kita perbuat itulah, kita bisa mengantisipasi dan memperhitungkan langkah yang tepat untuk mengambil keputusan.

Sejak awal buku ini menyajikan berbagai rupa buah kekonyolan pikiran manusia yang penuh keterbatasan ini, mulai dari salah memperhitungkan besarnya peluang (tip #1), terburu-buru memutuskan (tip #63), dan kebanyakan berpikir (tip #90), hingga takutnya manusia untuk tampil beda dari komunitasnya (tip #25 dan #81), rasa cemburu (tip #86), dan kebiasaan manusia terlalu khawatir dengan berita (tip #99). Buku ini boleh dibaca sambil meloncat, jadi tidak harus urut dari 1 sampai 99. Di setiap akhir bab, juga ada referensi bab lain yang terkait, sehingga jika kita ingin mengaitkan salah satu tips dengan tips lain, kita bisa membuka tips yang berhubungan saja. Tapi kalau ingin membacanya secara urutan, tentu tidak dilarang. Hanya saja saya yang memilih membaca berurutan agak bingung ketika tips yang ada tampil teracak-acak. Mungkin saja dengan membaca tips yang berkaitan secara bersama-sama bisa meningkatkan pemahaman kita? Silakan dicoba.

Dari segi bahasa, seperti yang sudah disampaikan di halaman depan, buku ini sebetulnya adalah terjemahan. Entah seperti apa naskah aslinya, namun hasil alih bahasa oleh Nicky Griffin memberi kesan ringan tapi serius. Uraian yang disampaikan cukup sederhana (namun istilah Inggrisnya bisa dibilang menengah sampai advanced), namun nuansa satirnya tetap terasa dengan irama naik turun. Hingga bisa dibilang bahwa Rolf Dobelli, yang mana lebih dikenal sebagai penulis novel, berhasil menunjukkan kehebatan AC/DC-nya sebagai penulis lewat buku nonfiksi ini.

Dan dari segi teknis serta maksud buku ini, menurut saya malah judul buku dan maksudnya tidak nyambung. Seni berpikir jernih tentu bukan sekadar penerapan 99 tips di buku ini. Mungkin di setiap permasalahan, tips yang diperlukan bakal berbeda. Sehingga barangkali, judul yang lebih tepat untuk buku ini adalah “99 Alasan Mengapa Manusia Terus Membuat Kesalahan”…

Miscellaneous & Ratings

  • Saya membacanya dalam bentuk: Fisik (edisi Singapore)
  • The Art of Thinking Clearly on Goodreads
  • My ratings 4/5 (Goodreads), 7/10 (Personal)

3.5-star

Advertisements

2 thoughts on “The Art of Thinking Clearly (Rolf Dobelli, 2014)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s