Things about Growing Up Chinese (Chyntia Yanetha, 2015)


Identitas Buku

thinkaboutgrowingupchinese

Judul: Things about Growing Up Chinese
Penulis: Chyntia Yanetha
Penerbit: Haru Media
Terbit: 22 Desember 2015
Genre: Illustration, Non-fiction, Nostalgia, Social
Ukuran: 20 cm x 20 cm
Tebal: 108 halaman
Bahasa: Indonesia
Cover: Softcover
ISBN-13: 978-602-774-273-4

Sinopsis Official

Kalau semua jawaban untuk pertanyaan di bawah ini adalah ’iya’, buku ini untukmu!

  1. Masih ingat nggak sih dengan serial TV ‘Meteor garden’ dengan F4-nya yang bombasfis, ‘At The Dolphin Bay‘ dengan soundfrack ‘it’s a Long Journey‘-nya yang bikin susah move on. atau bahkan Semua film Boboho yang kocak dan menghibur?
  2. Suka nggak ngerti kenapa Ayah dan kakekmu selaiu pakai kaus danam Sw*n kesayangan walaupun sudah sobek di mana-mana?
  3. Sebel kalau membuka pintu kulkas dan mengeluarkan kotak es krim ternyata isinya malah potongan ayam atau mungkin sisa lauk kemarin malam?

Bersama buku ilustrasi ‘Growing Up Chinese‘ kita bakal bernostalgia bersama, saling mengenal Iebih dekat. dan tentunya bersenang-senang bersama. Jangan lupa follow Instagram @GrowingUpChineseID, ya!

Resensi

Menyusul buku Generasi 90an yang ngehits itu, muncul juga satu buku yang mirip: Things about Growing Up Chinese. Sesuai judulnya, buku ini merupakan ilustrasi aspek nostalgia muda-mudi Tionghoa Indonesia yang lahir dan besar di era 1990-an hingga 2000-an.

Jadi, dengan tampilan mirip buku Generasi 90an, buku ini juga banyak memperlihatkan gambar-gambar benda yang seharusnya tak asing buat anak muda Tionghoa. Mulai dari kaleng bekas biskuit yang sering berubah fungsi jadi tempat benang jahit ibu-ibu kita, sampai plastik yang membungkus remote televisi, obat-obat bubuk sinshe yang baunya menyengat dan rasanya pahit, plus artis-artis Taiwan dan Hongkong masa lalu, semuanya memang disajikan di sini. Coba simak juga dandanan nenek, baju baru ketika tahun baru Imlek tiba, kaos dalam kakek, dan tampilan kipas angin yang berdiri di rumah. Pasti kalian-kalian yang mengalami bakal senyum-senyum sendiri ketika membacanya.

Namun, jangan kaget jika tampilan isi buku ini benar-benar kulit luar, yang didominasi ilustrasi tanpa penjelasan yang benar-benar terperinci. Penjelasan benda yang disajikan lebih ke penjelasan umum saja. Memang ini teknik penyajian garis besar ini baik untuk memancing memori, tetapi hanya sampai di situ. Jika sebagian dari kita mungkin butuh informasi tambahan untuk mengingat benda yang ditampilkan, barangkali buku ini bukannya membantu tapi malah bikin semakin penasaran.

Bonus cerita si kepala mangkuk juga menghiasi bagian belakang buku ini. Namun bagian itu bukanlah favorit saya. Saya justru menyukai bagian yang membahas kebiasaan ibu-ibu untuk memanfaatkan wadah-wadah menganggur untuk kepentingan pribadi mereka. Dari kaleng bekas biskuit, wadah penyimpan roti, semuanya ada di sini. Bagian ini sungguh membuat tertawa!

Dalam buku ini juga dibahas sedikit budaya orang tua Tionghoa yang terkenal karena dua hal. Satu: Orang tua Tionghoa mendidik anak dengan keras, apalagi soal sekolah atau pendidikan. Menjanjikan hadiah itu tidak haram buat orang tua Tionghoa, tetapi cara si anak untuk mendapatkannya tidak pernah dibuat gampang! Coba simak halaman yang memuat gambar kalkulator sains. Dan dua: Orang tua Tionghoa terkenal hemat (atau mungkin sarkasnya: pelit). Barang-barang di rumah dipakai sampai hancur, barulah ada harapan barang itu diganti dengan yang baru. Bayangkan saja “susahnya” anak Tionghoa yang besar di era 90-an, sudah soal sekolah dan duit diatur ketat oleh orang tua, etnis ini pun direpresi cukup ketat oleh berbagai kebijakan negara.

Terlepas dari etnis Tionghoa atau bukan, kalau sekadar untuk bernostalgia atau untuk mengoleksi buku-buku era 90-an, memang buku ini cukup menarik dan bisa membuat tertawa, plus sedikit memberikan gambaran bagaimana suasana di dalam rumah orang Tionghoa di era tersebut. Tetapi jangan berekspektasi bahwa buku ini bisa jadi referensi lengkap untuk mengenang apa saja yang ngehits di 90-an dan awal 2000-an.

My ratings & Goodreads

3-star

How to get this book

  • Toko buku Gramedia: Rp 81.000
  • Gramedia.com: Rp 68.850-Rp 81.000 belum termasuk ongkos kirim.
  • Bukabuku.com: Rp 64.800 (belum termasuk ongkos kirim)
  • Buku ini belum tersedia dalam bentuk digital.
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s