Enhance Your Life by Becoming An Effective Leader (Dale Carnegie & Associate Inc, 2015)


Identitas Buku

Judul asli: Enhance Your Life by Becoming An Effective Leader
Judul terjemahan Indonesia: Sukses Memimpin
Penulis: Dale Carnegie & Associate Inc
Genre: Self-help, Management, Business
Tanggal terbit (versi terjemahan): 16 Nopember 2015
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Bahasa: Indonesia
Cover: Soft cover
Tebal: 192 halaman
Dimensi: 15.5 cm x 23 cm
ISBN-13: 978-602-031-133-3

Sinopsis Official

Apakah manajer yang sukses lebih tertarik UNTUK meraih tujuan yang sudah ditetapkan atau memimpin orang-orang yang berada di bawah arahannya?

Manajer yang efektif menyadari bahwa agar bisa mencapai tujuan mereka, mereka harus menjadi pemimpin sejati, yaitu orang yang mengarahkan, menumbuhkan motivasi, melatih, dan memberi perhatian kepada rekan kerja. Menyeimbangkan keahlian memimpin dan keahlian manajemen sebaiknya menjadi fokus semua orang yang ingin sukses dalam pekerjaan. Cara kita memandang orang lain, serta asumsi yang kita buat tentang orang-orang dan dunia di sekitar kita, membentuk realitas serta lingkungan kerja kita. Dilengkapi dengan prinsip-prinsip Dale Carnegie, buku ini akan membekali kita agar bisa menjadi pemimpin yang efektif. 

Resensi

Dale Carnegie & Assoc Inc. Para pemerhati dunia kepemimpinan dan manajerial tentu tak asing dengan nama organisasi besutan almarhum Dale Carnegie (1888-1955), tokoh human resources and public speaking yang legendaris itu. Seminar dan buku-bukunya telah mendunia sejak seabad yang lalu. Karenanya, tak heran jika buku-buku terbitan mereka pun diterjemahkan ke berbagai bahasa di dunia, termasuk Indonesia. Kebetulan saya berkesempatan membacanya dalam versi yang sudah diterjemahkan.

Buku berwarna sampul merah ini merupakan salah satu di antara tiga buku dengan sampul nyaris serupa, yaitu Communicating Your Way to Success (Sukses Berkomunikasi) yang punya sampul kuning, dan How to Have Rewarding Relationship, Win Trust, and Influence People (Sukses Menjalin Relasi) yang punya sampul hijau; yang juga diterbitkan oleh Gramedia Pustaka Utama dalam waktu bersamaan. Ada yang bilang bahwa membaca buku ini harus dari yang bersampul kuning dulu, baru ke hijau, dan baru ke merah. Tetapi saya sendiri memulainya dari buku merah ini, baru kemudian nanti lanjut ke buku yang hijau, dan terakhir yang kuning. Mudah-mudahan tidak kenapa-kenapa 🙂

Buku yang satu ini, sesuai dengan tajuk dan sinopsisnya, ditujukan buat pemimpin tingkat menengah sampai atas dari suatu organisasi atau perusahaan. Terlebih buat pemimpin yang baru mulai memasuki dunia pengelolaan manusia dan tim, buku ini sangat cocok dijadikan panduan awal. Tapi, bukan cuma karyawan dan manager yang perlu membaca buku ini; pengusaha atau wiraswastawan pun perlu. Mengapa demikian?

Menurut saya, buku ini disajikan dengan pengelompokan masalah yang sangat baik dan runut. Konsep tiap bab disajikan dalam bentuk pengantar, diikuti uraian dalam beberapa poin, dan selalu ditutup oleh ringkasan poin penting yang baru saja dipelajari. Sebagai dampak dari penyusunan bab yang seperti ini, maka:

  1. Ketika seorang pemimpin menghadapi masalah di suatu area kepemimpinan tertentu, maka untuk membaca buku ini, kita tinggal masuk ke bab yang mengupas masalah itu (tidak perlu baca dari awal). Atau kalau sekadar lupa, tinggal buka bagian ringkasan poin penting untuk mengingat kembali teknik-teknik kepemimpinan yang baru dipelajari.
  2. Nah, bagaimana dengan yang benar-benar ingin mengenal dasar-dasar kepemimpinan? Membaca buku ini dari awal sampai akhir pun memberikan wawasan dan pembelajaran yang amat berguna. Nah, bagaimana dengan pengusaha? Pengusaha tentu mempekerjakan setidaknya beberapa orang karyawan, dan cara mengelola karyawan itu pun tentu perlu dipelajari.

Sukses Memimpin dibagi atas sembilan bab yang punya kekhasan ulasan masing-masing. Untuk membantu mempermudah, saya sengaja memilih satu kata yang pas untuk menggantikan judul bab sesuai dengan topiknya, seperti ini:

  1. Topik Memperlakukan (Treat): Yang tak jauh-jauh dari tips memperlakukan anggota tim dengan baik.
  2. Topik Tujuan (Goals): Membahas bahwa dalam mengelola orang lain, seorang pemimpin perlu punya visi tegas perihal tujuan organisasi dan tahu cara menuangkannya dalam bentuk yang bisa diinformasikan dengan mudah ke bawahannya.
  3. Topik Motivasi (Motivate): Mengulas tentang cara memulihkan semangat anggota tim, mulai dari anggota tim yang ogah-ogahan, hingga anggota tim yang “tinggal menunggu masa pensiun tiba”.
  4. Topik Rekrutmen (Recruitment): Di sini para pemimpin diberi tips dan trik dalam menyaring lamaran dan mengelola wawancara kerja.
  5. Topik Menyemangati (Boost): Tips untuk meningkatkan performa tim, lewat optimalisasi integrasi komponen-komponen evaluasi bagian atau departemen.
  6. Topik Melatih (Coach): Cara mengelola anggota tim sebagai individu dan bagian dari tim.
  7. Topik Delegasi (Delegate): Pimpinan masih segan mendelegasikan pekerjaan? Berarti harus baca bagian ini, yang mengulas manfaat delegasi baik untuk pimpinan itu sendiri, maupun untuk perusahaan.
  8. Topik Inovasi (Creativity): Bagaimana caranya supaya semua anggota tim dapat terus berinovasi menjadi tim yang kreatif dalam meningkatkan performa kerja? Coba simak bagian ini.
  9. Topik Masalah-masalah (Problems): Setidaknya ada sepuluh kesalahan yang kerap dilakukan pimpinan dalam mengelola timnya. Bab ini akan mengulasnya secara singkat, dan tentu saja, cara mengatasinya.

Bagian Rekrutmen saya anggap cukup menarik. Jika buku-buku self-help lain yang beredar kebanyakan menyoroti sisi pelamar dan memberi sejuta tips tentang bagaimana cara menjawab pertanyaan yang baik ketika wawancara kerja, buku ini memberikan pandangan berbeda: Apa saja aspek pelamar yang dilihat para pemimpin di saat wawancara kerja, dan mengapa mereka menanyakan sesuatu dalam wawancara kerja tersebut. Dengan membaca bab ini, kita bakal punya pandangan dua arah tentang wawancara kerja, sehingga kita bisa memiliki visi tentang wawancara kerja yang lebih universal ketimbang menganggapnya sebagai momok.

Selanjutnya, bagian Coaching atau melatih. Dengan inti pembahasan seputar mentoring, yang berbasis pada pernyataan “pusatkan perhatian pada masalah, bukan pada orangnya” dan “percaya pada kemampuan setiap anggota tim”, uraian oleh tim penulis cukup jeli menganalisis sebab-sebab penolakan anggota tim atas suatu gagasan, lengkap dengan cara menanganinya.

Bagian lainnya yaitu topik Delegate dan topik Innovate juga menarik untuk dipelajari. Delegasi rupanya tidak sekadar “main suruh dan lepas tangan”, tapi ada tujuannya, ada tekniknya, dan ada resepnya (jika seorang pimpinan masih ragu melakukannya). Sementara tips-tips seputar cara mendorong dan menemukan inovasi, yang wajib hukumnya sebagai syarat untuk tidak tergilas perkembangan zaman, juga memberi nilai tambah buku ini.

Jika kalian mencari buku self-help tentang kepemimpinan dan merasa keder duluan membaca buku bertema demikian yang berbahasa Inggris, buku ini bisa dijadikan salah satu pilihan yang patut dicoba.

Miscellaneous and Ratings

4-star

  • Saya membacanya dalam bentuk fisik: 4-7 Juli 2016.File_001
  • How to get this book: TB Gramedia Rp 65.000
  • How to get this book: Gramedia.com Rp 55.250 (belum termasuk ongkos kirim)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s