Kisah Orang-orang Scorpio (Ayu Utami dkk, 2013)

Identitas Buku

Kisah_Orang-Orang_Scorpio-500x500

Judul: Serial Horoskop #1: Kisah Orang-orang Scorpio
Penulis: Ayu Utami, Anugrah Ratri K.W., Dias Novita Wuri, Feuerblume, Marsha Habib, Sitta Taqwim, Syakieb Sungkar, Theresia Suganda
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia
Genre: Fiksi, short-stories
Bahasa: Indonesia
Terbit: 14 Oktober 2013
Ukuran: 13 cm x 19 cm
Tebal: 225 halaman
Cover: Paperback
ISBN-13: 979-979-910-627-3

Sinopsis Official

Scorpio punya mata ketiga pada hal yang menakutkan: kematian. Ini membuat ia punya sikap spiritual, bahkan sekalipun ia sangat menghargai kenikmatan duniawi. Scorpio terpikat pada titik yang mempertautkan eros dan thanatos, cinta-birahi dan maut. Ia pun menjadi misterius. Maut juga berarti komitmen tanpa syarat. Scorpio pun cenderung setia dan terlibat. Wajah lain dorongan yang sama: cemburu dan pendendam.

Buku ini berisi sekumpulan cerita para Scorpio; hadiah untuk menemukan karakter dan dorongan, kekuatan dan kerentanan para kalajengking—satu-satunya tanda zodiak yang mengandung racun dalam tubuhnya.

Continue reading

Kisah Orang-orang Capricorn (Ayu Utami dkk, 2013)

Identitas Buku

ayuutamicapricorn

Judul: Serial Horoskop #3: Kisah Orang-orang Capricorn
Penulis: Ayu Utami, Andreas Anex, Athina Dinda Ibrahim, Meuthia Khairani, Nadia Amanda, Phara Sotya Satria
Penerbit: Kepustakaan Populer Gramedia
Genre: Fiksi, short-stories
Bahasa: Indonesia
Terbit: 21 Oktober 2013
Ukuran: 13 cm x 19 cm
Tebal: 209 halaman
Cover: Paperback
ISBN-13: 979-979-910-629-2

Sinopsis Official

Sang kambing gunung selalu ingin mendaki ke puncak. Kakinya menjejak tanah, tapi matanya membidik ke titik paling tinggi. Ia ingin menjadi yang paling hebat, dan ia akan mewujudkan ambisinya dengan langkah-langkah yang tetap dan menapak. Kambing gunung tenang dan tahu, tak perlu menjadi elang untuk sampai ke pucuk-pucuk gunung. Kebaikannya adalah ia membumi, bahayanya adalah ia duniawi. Bersaing adalah dorongan alami hewan jantan. Dalam kebaikan dan keburukannya, Capricorn adalah sosok yang teguh. Continue reading

2 (Donny Dhirgantoro, 2011)

Identitas Buku

11978369

Judul: 2
Penulis: Donny Dhirgantoro
Penerbit: Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo)
Genre: Fiksi, sport
Bahasa: Indonesia
Terbit: 30 Juni 2011
Ukuran: 14 cm x 21 cm
Tebal: 480 halaman
Cover: Paperback
ISBN-13: 978-979-081-562-9

Sinopsis Official

Ini Bulutangkis, dan Ini Indonesia, dimana impian dibawa ke dunia nyata, tidak berlaku untuk Gusni Annisa Puspita, remaja yang ‘kelebihannya’ adalah keterbatasannya. Cita-citanya sejak kecil untuk membuat orang tuanya senang dengan bermain bulutangkis terus kandas.

Suatu malam sebuah kenyataan pahit datang untuknya, sebuah kenyataan tak berperi, hidup yang tidak berpihak kepadanya, kenyataan yang berbicara lantang kalau bermimpi saja tidak akan pernah cukup.

Dan, perempuan Indonesia dengan segala keterbatasannya itu memutuskan untuk melawan, memutuskan untuk terus berjuang demi impiannya, memutuskan untuk terus mencintai hidup yang tidak pernah sempurna.

Memutuskan untuk berani mencintai, dan mencintai dengan berani… Continue reading

Unexpected Love (Nurilla Iryani, 2016)

Identitas Buku

unexpected_love

Judul: Unexpected Love
Penulis: Nurilla Iryani
Penerbit: Stiletto Book
Genre: Fiksi, romance
Bahasa: Indonesia
Terbit: 25 Januari 2016
Ukuran: 13 cm x 19 cm
Tebal: 180 halaman
Cover: Paperback
ISBN-13: 978-602-757-243-0

Sinopsis Official

“Selama enam bulan ini, aku selalu mengingatkan diriku sendiri: sebelum aku bertemu dengan Radit, hidupku baik-baik saja. Berarti kalaupun dia pergi, hidupku juga akan tetap baik-baik saja.”

Untuk seorang perempuan urban seperti Anya,hidup melajang jelas bukan masalah. Dia yakin, dia adalah perempuan mandiri yang tidak perlu mengikuti desakan sosial untuk segera menikah. Sampai akhirnya dia bertemu Radit. Kehadiran Radit memberi warna baru dalam hidup Anya. Dia kembali merasakan cinta, sesuatu yang Anya pikir tidak akan pernah dirasakan kembali.

Namun masalahnya, Radit adalah milik wanita lain. Haruskah Anya mundur perlahan? Atau justru memperjuangkan cinta yang akhirnya dia rasakan? Lalu, bagaimana dengan Radit? Yang menurut pengakuannya, dia sedang mengalami masalah dalam rumah tangganya.

It’s complicated!

Continue reading

Sabtu Bersama Bapak (Adhitya Mulya, 2014)

Identitas Buku

sabtu-bersama-bapak

Judul buku: Sabtu Bersama Bapak
Penulis: Adhitya Mulya
Penerbit: GagasMedia
Genre: Fiksi, inspirasi
Tebal: 288 halaman
Ukuran: 13 cm x 19 cm
Bahasa: Indonesia
Terbit: 11 Juni 2014
Cover: Paperback
ISBN-13: 978-979-780-721-4

 

Sinopsis Official

Video mulai berputar.

Hai Satya! Hai Cakra!sang Bapak melambaikan tangan.
Ini Bapak. Iya, benar kok, ini Bapak.
Bapak cuma pindah ke tempat lain. Gak sakit. Alhamdulillah, berkat doa Satya dan Cakra.

Mungkin Bapak tidak dapat duduk dan bermain di samping kalian.

Tapi, Bapak tetap ingin kalian tumbuh dengan Bapak di samping kalian. Ingin tetap dapat bercerita kepada kalian. Ingin tetap dapat mengajarkan kalian.
Bapak sudah siapkan.

Ketika kalian punya pertanyaan, kalian tidak pernah perlu bingung ke mana harus mencari jawaban.
I don’t let death take these, away from us.
I don’t give death, a chance.

Bapak ada di sini. Di samping kalian.
Bapak sayang kalian.

—-

Ini adalah sebuah cerita. Tentang seorang pemuda yang belajar mencari cinta. Tentang seorang pria yang belajar menjadi bapak dan suami yang baik. Tentang seorang ibu yang membesarkan mereka dengan penuh kasih. Dan, tentang seorang bapak yang meninggalkan pesan dan berjanji selalu ada bersama mereka.

Continue reading

Teka-Teki Terakhir (Annisa Ihsani, 2014)

Identitas Buku

tekatekiterakhir

Judul buku: Teka-Teki Terakhir
Penulis: Annisa Ihsani
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
Genre: Fiksi, teenlit
Tebal: 256 halaman
Ukuran: 14 cm x 20 cm
Bahasa: Indonesia
Terbit: 27 Maret 2014
Cover: Massmarket Paperback
ISBN-13: 978-602-030-298-0

Sinopsis Official

Gosipnya, suami-istri Maxwell penyihir. Ada juga yang bilang pasangan itu ilmuwan gila. Tidak sedikit yang mengatakan mereka keluarga ningrat yang melarikan diri ke Littlewood. Hanya itu yang Laura tahu tentang tetangganya tersebut.

Dia tidak pernah menyangka kenyataan tentang mereka lebih misterius daripada yang digosipkan. Di balik pintu rumah putih di Jalan Eddington, ada sekumpulan teka-teki logika, paradoks membingungkan tentang tukang cukur, dan obsesi terhadap pernyataan matematika yang belum terpecahkan selama lebih dari tiga abad. Terlebih lagi, Laura tidak pernah menyangka akan menjadi bagian dari semua itu.

Tahun 1992, Laura berusia dua belas tahun, dan teka-teki terakhir mengubah hidupnya selamanya…

Resensi (plus agak spoiler)

Pertanyaan matematika berumur tiga abad yang belum terpecahkan di tahun 1992? Pasti Fermat’s Last Theorem! Lalu bagaimana ceritanya seorang penulis bisa membuat cerita fiksi berdasarkan fakta tersebut?

Inilah yang menurut saya, menjadi daya tarik dari novel Teka-Teki Terakhir ini.

Fermat’s Last Theorem merupakan salah satu pernyataan dalam matematika yang cukup membuat penasaran, karena menurut Fermat (ini ahli matematika Prancis) sendiri, ia ia sudah punya bukti, tetapi tepi bukunya tidak muat baginya untuk menuliskan bukti tersebut hingga tuntas”. Dan alhasil setelah Fermat meninggal pun tidak jelas di mana Fermat menaruh kertas pembuktiannya itu. Anehnya berabad-abad kemudian, tak seorang ahli matematika pun yang bisa menemukan kertas tersebut ataupun berhasil membuktikan kebenarannya. Akibatnya, Fermat’s Last Theorem ini pun menjadi legenda di bidang matematika. Akhir kisah dari Fermat’s Last Theorem dalam kisah nyata pun, sudah pernah saya baca di awal dekade 2000-an. Teorema/konjektur tersebut sudah terpecahkan pembuktiannya di pertengahan dekade 1990-an. Maka dari itulah saya maklum dengan alasan mengapa cerita ini dibuat di setting tahun 1992.

Ah, tapi fakta-fakta di atas tidak mengurangi rasa penasaran saya.

Ternyata setelah dinikmati, buku ini cukup menarik. Dituturkan seluruhnya dari sudut pandang Laura Welman, seorang remaja 12 tahun yang tinggal di desa fiktif bernama Littlewood, cerita ini menghadirkan nuansa rasa ingin tahu yang menggebu-gebu dalam diri seorang remaja yang tengah mencari jati diri, kebingungan dengan apa sebetulnya bidang yang ia minati. Konten obrolan tentang matematika pun, bisa disampaikan dengan cara yang unik: Sederhana, lugas, dan tidak ngejelimet. Saya rasa ini salah satu bukti bahwa Mba Annisa bisa jadi tutor buat guru-guru matematika yang tidak paham cara menyederhanakan penyampaian pelajaran di sekolah ya, hehe #peace

Di balik urusan matematika yang dibahas cukup luas di novel ini, ada juga bahasan tentang persahabatan. Entah itu antara Laura dengan teman sekolahnya, ataupun dengan keluarga Maxwell. Omong-omong soal persahabatan, ini ada satu kutipan dari karakter Julius yang menurut saya cukup menginspirasi:

“Semua orang aneh dengan caranya sendiri. Terkadang keanehanmu tidak cocok dengan keanehan orang lain, jadi mereka menyebutmu aneh. Tetapi terkadang keanehanmu cocok dengan keanehan seseorang, dan kalian bisa berteman.”

Buat yang sering merasa minder karena dicap aneh, kalimat ini pasti sangat memotivasi.

Jika sudah pernah mendengar kisah nyata soal ending Fermat’s Last Theorem, kalian pasti dengan mudah menebak akhir cerita ini. Tetapi, ada lagi nilai yang kalian bakal dapatkan setelah selesai membaca buku ini. Coba tebak? Saya kasih petunjuk: Tentang prasangka. Coba deh dibaca 🙂

Salut dengan Mba Annisa yang bisa menghasilkan karya fiksi dengan latar fakta dari bidang yang tidak biasa. Plus Mba Annisa juga berhasil menambah nilai-nilai positif yang bisa diambil dari sebuah karya teenlit. Penasaran?

My ratings and Goodreads

  • Saya membacanya dalam bentuk: Digital, Scoop
  • Teka-teki Terakhir on Goodreads
  • Personal Goodreads Rating: 3/5

How to get this book

Shit Happens: Gue yang Ogah Kawin, Kok Elo yang Rese? (Christian Simamora & Windy Ariestanty, 2007)

Identitas Buku

Screen Shot 2016-02-18 at 16.12.44

Judul: Shit Happens: Gue yang Ogah Kawin, Kok Elo yang Rese?
Penulis: Christian Simamora & Windy Ariestanty
Terbit: Oktober 2007
Penerbit: GagasMedia
Genre: Fiksi, romance, comedy
Bahasa: Indonesia
Ukuran: 11.5 cm x 19 cm
Tebal: 310 halaman
Cover: Paperback
ISBN-13: 978-979-780-171-7

 

Sinopsis Official

Shit does happen in their life. But, still, life must goes on….

Lula, Sebastian, dan Langit. Tiga orang lajang yang hidup di kota besar bernama Jakarta dengan profesi berbeda. Jurnalis, penulis, dan editor. Love their life much, so damn proud of themselves, boast their freedom of life as an individual.

…‘till one question ruins their [un]perfect life.

Lula : I have a good job, I’m pretty, and, believe me, I’m not an airhead Paris-Hilton-like girl. I’m all what men need. Tapi, kenapa nggak ada cincin di jari manis gue?

Sebastian : Mangoli (nikah)… cuma itu yang ada di pikiran Mama akhir-akhir ini. Katanya, menikah itu sumber kebahagiaan. Talk to yourself, Mom. Your marriage isn’t a picture of a happy life. Kenapa sih terus-terusan maksa aku nyari calon parumaen (menantu) dan menikah secepatnya?

Langit : We were a perfect couple. ‘till, I found his affair. Then, he left me. He chose his latest partner, not me. This is my question. WHY?

So, this is not a story about perfect life. They just try HARD to make it perfect.

Continue reading